Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) XI-R8

Gina Rahma L M
2 view / 3241 show
3 years ago
Education

  1. PBO adalah konsep utama pemrograman berorientasi objek, yaitu melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak. Oop adalah sebuah pendekatan untuk pengembangan suatu software dimana dalam struktur software tersebut didasarkan kepada interaksi objek dalam penyelesaian suatu proses. Pemrograman berorientasi objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep ini membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.

Perubahan dramatis dalam konsep dasar disebut   paradigma, banyak orang yang menyebut “paradigma OOP” karena memang OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda

dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur). Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objek data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.

  1. Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut.Konsep ini menyederhanakan kompleksitas dengan memungkinkan kita untuk mendefinisikan sebuah sistem besar dan kompleks menggunakan set yang lebih kecil dari objek yang saling terkait.Dengan merancang aplikasi menggunakan objek, berarti kita telah menerapkan permodelan yang mendekati kehidupan nyata. Hal ini memungkinkan desain program kita menjadi lebih alamiah , yang memungkinkan kita untuk bekerja lebih intuitif.Konsep ini memberi kita sebuah kosa kata/ vocabulary, sehingga kita dapat lebih efektif mendiskusikan sistem atau aplikasi dengan rekan kerja kita (jauh lebih mudah untuk membahas fungsi dalam hal metode obyek daripada salah satu dari ratusan fungsi yang berada dalam modul kode umum). Class memiliki sifat mereka sendiri (properti), metode, dan event terintegrasi atau dikenal dengan istilah di-encapsulation, sehingga mereka umumnya mandiri. Ini membuat kode kita lebih teratur dan lebih mudah untuk di-maintain.Adanya enkapsulasi berarti, penggunaan kembali kode menjadi mudah, karena kita cukup menyalin kelas template dan perubahan akan secara otomatis tercermin dalam setiap kelas yang mewarisi dari kelas dasar yang telah kita ubah. Hal ini bermanfaat ketika berbagi/ sharing kode dengan orang lain, atau ketika menggunakan kembali kode dari proyek-proyek lama, sehingga berimplikasi pada penghematan biaya dan waktu.
  2. Class

Sebagai langkah pertama dalam OOP akan kita bahas pendefinisian Class. Class adalah penggambaran dari sebuah objek. Tentunya kita semua mengetahui bahwa sangatlah banyak jenis alat transportasi yang ada seperti motor, mobil, pesawat terbang dan lainnya. Kemudian kita anggap berbagai alat transportasi sebagai suatu class. Motor tentunya mempunyai nomor polisi, merk, warna dll. Itu bisa digunakan sebagai properties. Selanjutnya motor itu bisa berjalan maju, mundur dan belok kanan kiri.

Contoh :

using System;

using System.Collections.Generic;

using System.Linq;

using System.Text;

namespace ConsoleApplication1

{    

class Kendaraan    

{        

public string NoKendaraan;        

public string Merk;        

public int kecepatan;    

}

}

 

Kemudian, tuliskan pula program dibawah ini pada unit utama aplikasi yang kita buat.

using System;

using System.Collections.Generic;

using System.Linq;

using System.Text;

namespace ConsoleApplication1

{    

class Program    

{        

static void Main(string[] args)        

{            

Kendaraan Motor = new Kendaraan();            

Motor.Merk = "YAMAHA";            

Motor.kecepatan = 110;            

Motor.NoKendaraan = "Z 8882AA";            

Console.WriteLine("Motor: " + Motor.Merk + " Mempunyai Kecepatan " + Motor.kecepatan + " Km/Jam, Nomor Plat " + Motor.NoKendaraan);

            Console.ReadLine();        

}    

}

}

}

 

Ketika di Run akan muncul :

           Motor : Yamaha Mempunyai Kecepatan 110 Km/Jam Nomor Plat Z8882AA

 

 

Method

           Method adalah bagian dari tubuh program yang mengimplementasikan suatu action sehinggga class atau object dapat bekerja. Method diimplementasikan didalam class dan menyediakan informasi tambahan yang mana class tidak dapat menangani sendiri.

 

Struktur penulisan method dapat dideklarasikan sebagai berikut :

 

     Sub method-name(parameter-list)

          {

                  Declaration and statements

           }

     End sub

 

    atau

 

    Method _header

          { 

                  Method_body

           }

 

 

 

 

 

 

1.     PBO adalah konsep utama pemrograman berorientasi objek, yaitu melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak. Oop adalah sebuah pendekatan untuk pengembangan suatu software dimana dalam struktur software tersebut didasarkan kepada interaksi objek dalam penyelesaian suatu proses. Pemrograman berorientasi objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep ini membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.

Perubahan dramatis dalam konsep dasar disebut    paradigma, banyak orang yang menyebut “paradigma OOP” karena memang OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda

  dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur). Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objek data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.

2.     Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut.Konsep ini menyederhanakan kompleksitas dengan memungkinkan kita untuk mendefinisikan sebuah sistem besar dan kompleks menggunakan set yang lebih kecil dari objek yang saling terkait.Dengan merancang aplikasi menggunakan objek, berarti kita telah menerapkan permodelan yang mendekati kehidupan nyata. Hal ini memungkinkan desain program kita menjadi lebih alamiah , yang memungkinkan kita untuk bekerja lebih intuitif.Konsep ini memberi kita sebuah kosa kata/ vocabulary, sehingga kita dapat lebih efektif mendiskusikan sistem atau aplikasi dengan rekan kerja kita (jauh lebih mudah untuk membahas fungsi dalam hal metode obyek daripada salah satu dari ratusan fungsi yang berada dalam modul kode umum). Class memiliki sifat mereka sendiri (properti), metode, dan event terintegrasi atau dikenal dengan istilah di-encapsulation, sehingga mereka umumnya mandiri. Ini membuat kode kita lebih teratur dan lebih mudah untuk di-maintain.Adanya enkapsulasi berarti, penggunaan kembali kode menjadi mudah, karena kita cukup menyalin kelas template dan perubahan akan secara otomatis tercermin dalam setiap kelas yang mewarisi dari kelas dasar yang telah kita ubah. Hal ini bermanfaat ketika berbagi/ sharing kode dengan orang lain, atau ketika menggunakan kembali kode dari proyek-proyek lama, sehingga berimplikasi pada penghematan biaya dan waktu.

3.     Class

Sebagai langkah pertama dalam OOP akan kita bahas pendefinisian Class. Class adalah penggambaran dari sebuah objek. Tentunya kita semua mengetahui bahwa sangatlah banyak jenis alat transportasi yang ada seperti motor, mobil, pesawat terbang dan lainnya. Kemudian kita anggap berbagai alat transportasi sebagai suatu class. Motor tentunya mempunyai nomor polisi, merk, warna dll. Itu bisa digunakan sebagai properties. Selanjutnya motor itu bisa berjalan maju, mundur dan belok kanan kiri.

Contoh :
kita tuliskan seperti dibawah ini :

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;

namespace ConsoleApplication1
{
    class Kendaraan
    {
        public string NoKendaraan;
        public string Merk;
        public int kecepatan;

    }
}

 

Kemudian, tuliskan pula  program dibawah ini pada unit utama aplikasi yang kita buat.

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;

namespace ConsoleApplication1
{
    class Program
    {
        static void Main(string[] args)
        {
            Kendaraan Motor = new Kendaraan();
            Motor.Merk = "YAMAHA";
            Motor.kecepatan = 110;
            Motor.NoKendaraan = "Z 8882AA";
            Console.WriteLine("Motor: " + Motor.Merk + " Mempunyai Kecepatan " + Motor.kecepatan + " Km/Jam, Nomor Plat " + Motor.NoKendaraan);
            Console.ReadLine();
        }
    }
}

}

 

Ketika di Run akan muncul :

           Motor : Yamaha Mempunyai Kecepatan 110 Km/Jam Nomor Plat Z8882AA

 

 

 

 

 

Method

           Method adalah bagian dari tubuh program yang mengimplementasikan suatu action sehinggga class atau object dapat bekerja. Method diimplementasikan didalam class dan menyediakan informasi tambahan yang mana class tidak dapat menangani sendiri.

 

Struktur penulisan method dapat dideklarasikan sebagai berikut :

 

     Sub method-name(parameter-list)

          {

                  Declaration and statements

           }

     End sub

 

    atau

 

    Method _header

          { 

                  Method_body

           }

 

 

 

 

 

 

Tags : #
Share On :




Related