TUGAS

Dewi Marwati
1 view / 1464 show
3 years ago
Education

Pemrograman berorientasi objek Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya, Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat. Masing-masing object harus berisikan informasi mengenai dirinya sendiri dan dapat dihubungkan dengan Object yang lain. Pemrograman berorientasi objek berbeda dengan pemrograman prosedural yang hanya menggunakan satu halaman kebawah untuk mengerjakan banyak perintah atau statement.

Manfaat OOP

• Reusable, kode yang diimplementasikan didalam class dapat digunakan kembali di aplikasi atau program lainnya.

• Extensible, kode yang sudah dibuat dapat kita rubah lagi implementasi fungsi-fungsinya sesuai dengan yang kita inginkan.

• Manageable, kode yang sudah dibuat lebih mudah untuk di maintain/manage. Misalnya kalau ada perubahan-perubahan business process maka yang perlu kita lakukan hanyalah merubah kode yang terdapat didalam class tersebut saja, tanpa harus membongkar semua kode aplikasi yang sudah dibuat dibuat.

• Adanya enkapsulasi berarti, penggunaan kembali kode menjadi mudah, karena kita cukup menyalin kelas template dan perubahan akan secara otomatis tercermin dalam setiap kelas yang mewarisi dari kelas dasar yang telah kita ubah. Hal ini bermanfaat ketika berbagi/ sharing kode dengan orang lain, atau ketika menggunakan kembali kode dari proyek-proyek lama, sehingga berimplikasi pada penghematan biaya dan waktu.

CARA MENGGUNAAN CLASS Berikut adalah contoh class dan cara instansiasi class tersebut menjadi objek pada C# :

 

//ClassExample.cs  
using System;  
using System.Collections.Generic;  
using System.Linq;  
using System.Text;   
 
namespace STS.Console  
{  
    public class ClassExample  
    {  
    }  
}  
Berikut adalah contoh proses instansiasi class ClassExample :
using System;  
using System.Collections.Generic;  
using System.Linq;  
using System.Text;  
using STS.Common.Math;   
 
namespace STS.Console  
{  
    class Program  
    {  
        static void Main(string[] args)  
        {  
                    ClassExample classExample = new ClassExample();  
        }  
    }  

 

 

Ada dua jenis method, yaitu :
1. Method yang tidak melemparkan nilai biasanya disebut procedure.
Sintaks :
//ClassExamle.cs  
using System;  
using System.Collections.Generic;  
using System.Linq;  
using System.Text;   
 
namespace STS.Console  
{  
    public class ClassExample  
    {  
        public void Tambah(int bilanganA, int bilanganB)  
        {  
            int hasil = bilanganA + bilanganB;  
            System.Console.WriteLine(hasil);  
        }  
    }  
}  
Contoh penggunaan :
Program.cs  
using System;  
using System.Collections.Generic;  
using System.Linq;  
using System.Text;  
using STS.Common.Math;   
 
namespace STS.Console  
{  
    class Program  
    {  
        static void Main(string[] args)  
        {  
            ClassExample classExample = new ClassExample();  
            classExample.Tambah(3, 10);   
 
            System.Console.ReadKey();   
 
        }  
    }  
}  

Share On :