PEMROGRAMAN BERBASIS OBJEK

anggitaayuningtyasputri
0 view / 1636 show
3 years ago
Education

Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,

Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misal manager tersebut ingin memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas adminiistrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu masalah dengan kolaborasi antar objek-objek yang ada karena setiap objek memiliki deskripsi tugasnya sendiri.

  1. Konsep ini menyederhanakan kompleksitas dengan memungkinkan kita untuk mendefinisikan sebuah sistem besar dan kompleks menggunakan set yang lebih kecil dari objek yang saling terkait.
  2. Dengan merancang aplikasi menggunakan objek, berarti kita telah menerapkan permodelan yang mendekati kehidupan nyata. Hal ini memungkinkan desain program kita menjadi lebih alamiah , yang memungkinkan kita untuk bekerja lebih intuitif.
  3. Konsep ini memberi kita sebuah kosa kata/ vocabulary, sehingga kita dapat lebih efektif mendiskusikan sistem atau aplikasi dengan rekan kerja kita (jauh lebih mudah untuk membahas fungsi dalam hal metode obyek daripada salah satu dari ratusan fungsi yang berada dalam modul kode umum).
  4. Class memiliki sifat mereka sendiri (properti), metode, dan event terintegrasi atau dikenal dengan istilah di-encapsulation, sehingga mereka umumnya mandiri. Ini membuat kode kita lebih teratur dan lebih mudah untuk di-maintain.
  5. Adanya enkapsulasi berarti, penggunaan kembali kode menjadi mudah, karena kita cukup menyalin kelas template dan perubahan akan secara otomatis tercermin dalam setiap kelas yang mewarisi dari kelas dasar yang telah kita ubah. Hal ini bermanfaat ketika berbagi/ sharing kode dengan orang lain, atau ketika menggunakan kembali kode dari proyek-proyek lama, sehingga berimplikasi pada penghematan biaya dan waktu.
  1. Untuk membuat Class dengan C# maka berikut adalah sintaks yang mesti diketahui. [attribute] [access-modifier] class nama_class [: [base-class [, interface(s)]] { class-body } Keterangan : 1. Attribute, adalah penanda untuk menerangkan class dan untuk kebutuhan tertentu. 2. Access-modifier dapat berupa public, private, protected, internal dan protected internal. a. public, tidak ada batasan, class dapat digunakan oleh semua class. b. private, terbatas tidak dapat digunakan pada class lain. c. protected, terbatas digunakan oleh class turunannya. d. internal, dapat digunakan secara internal di dalam class. 3. Tanda “:” untuk pengganti kata kunci extends bagi yang sudah mengenal OOP pada Java atau PHP. Contoh Listing Program : using System; using System.Collections.Generic; using System.Linq; using System.Text; using STS.Common.Math; namespace STS.Console { [Obsolete("Class ini sudah tidak digunakan lagi", true)] public class VariableExample : CommonMath { } } Pada contoh di atas dapat dilihat class dengan nama VariableExample dengan accessmodifier public. Class VariableExample merupakan turunan dari class CommonMath. Class VariableExample mempunyai attribute seperti yang telah ditulis di atas, fungsi attribute di atas sebagai penanda bahwa class ini sudah tidak bisa digunakan lagi dan akan menghasilkan error bila digunakan. Setelah class dibuat maka pada kondisi tertentu class tersebut dapat diinstansiasi menjadi sebuah objek.
Share On :