Tugas OOP

Emi Sukaemi
1 view / 1565 show
3 years ago
Education

Object-oriented programming (OOP) : Pemrograman berorientasiobjek merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.OOP juga merupakan sebuah pendekatan untuk pengembangan suatu software dimana dalma struktur software tersebut didasarkan pada interaksi object dalam penyelesaian suatu proses atau tugas.

Konsep dari object oriented programming (OOP) adalah lebih dari sekedar sebuah konsep pemrograman, Object oriented programming adalah cara berpikir tentang aplikasi yang mempelajari untuk berpikir bahwa aplikasi bukan sekedar prosedur melainkan sebagai object. Object yang dimaksud disini memiliki pengertian suatu modul yang mengkombinasikan antara data dan kode program yang bekerja sama dalam program dengan melewatkan proses satu sama lain. Jadi object oriented programming merupakan cara yang paling efisien untuk menulis program komputer yang sangat mudah untuk di kombinasikan dan untuk dipergunakan kembali.

Object oriented programming lebih memfokuskan kepada manipulasi object.

Konsep yang harus dimiliki oleh bentuk pemograman yang berorientasi object yaitu:

  1. Abstaksi (Abstraction)

Abstaksiadalah prinsip penyerderhanaan dari sesuatu yang kompleks dengan cara memodelkan kelas sesuai dengan masalahhnya.

  1. Enkapsulasi (Pembungkusan)

Enkapsulasi adalah prinsip penyembunyian detail dari sebuah kelas terhadap objeck yang berinteraksi.

  1. Inheritance (Pewarisan)

Inheritance adalah prinsip pewarisan sifat dari orang tua ke anak atau turunannya yang diterapkan pada kelas. Orang tua memiliki atribut dan method yang lebih umum dibandingkan dengan anak/turunannya.

  1. Polymorphism (Polimorfisme)

Polymorphism adalah Kemampuan dari suatu objeck untuk mempunyai lebih dari suatu bentuk.

  1. Modularitas

Modularitas adalah memecahkan sesuatu yang kompleks menjadi bagian-bagian kecil yang mudah dikendalikan. Kelas atau kelompok kelas terkait dapat dianggap sebagai modul kode yang dapat digunakan kembali dalam proyek perangkat lunak banyak.

 manfaat OOP

  1. Konsep ini menyederhanakan kompleksitas dengan memungkinkan kita untuk mendefinisikan sebuah sistem besar dan kompleks menggunakan set yang lebih kecil dari objek yang saling terkait.
  2. Dengan merancang aplikasi menggunakan objek, berarti kita telah menerapkan permodelan yang mendekati kehidupan nyata. Hal ini memungkinkan desain program kita menjadi lebih alamiah , yang memungkinkan kita untuk bekerja lebih intuitif.
  3. Konsep ini memberi kita sebuah kosa kata/ vocabulary, sehingga kita dapat lebih efektif mendiskusikan sistem atau aplikasi dengan rekan kerja kita (jauh lebih mudah untuk membahas fungsi dalam hal metode obyek daripada salah satu dari ratusan fungsi yang berada dalam modul kode umum).
  4. Class memiliki sifat mereka sendiri (properti), metode, dan event terintegrasi atau dikenal dengan istilah di-encapsulation, sehingga mereka umumnya mandiri. Ini membuat kode kita lebih teratur dan lebih mudah untuk di-maintain.
  5. Adanya enkapsulasi berarti, penggunaan kembali kode menjadi mudah, karena kita cukup menyalin kelas template dan perubahan akan secara otomatis tercermin dalam setiap kelas yang mewarisi dari kelas dasar yang telah kita ubah. Hal ini bermanfaat ketika berbagi/ sharing kode dengan orang lain, atau ketika menggunakan kembali kode dari proyek-proyek lama, sehingga berimplikasi pada penghematan biaya dan waktu.
  6. manfaat oop seperti enkapsulasi apabila kita akan menggunakan kode kembali kita cukup menyalin kelas template nya.

 

Class dan Method

  • Class merupakan penggambaran dari sebuah objek atau benda ,sifat objek dan juga apa yang bisa dilakukan oleh objek tersebut.

Cara membuat class bangunan adalah Seperti langkah di bawah ini :    

class bangunan

{

public int lantai;

public int tangga;

public int panjang;

public int lebar;

public int luas()

{                  

return panjang * lebar;

}

}                 

 

class Program

{

static void Main(string[] args)

{

bangunan toko = new bangunan();

Console.WriteLine("Lantai toko ada " + toko.lantai);

Console.WriteLine("Tangga toko ada " + toko.tangga);

Console.WriteLine("Luas toko ada " + toko.luas());

 

bangunan rumah = new bangunan();

Console.WriteLine("Lantai rumah ada " + rumah.lantai);

Console.WriteLine("Tangga rumah ada " + rumah.tangga);

Console.WriteLine("Luas rumah ada " + rumah.luas());

 

//breakline

Console.ReadLine();

 

 

}

}

}

  • Method adalah bagian dari tubuh program yang mengimplementasikan suatu action sehinggga class atau object dapat bekerja. Method diimplementasikan didalam class dan menyediakan informasi tambahan yang mana class tidak dapat menangani sendiri. Ada beberapa method yang seirng dipakai oleh para pembuat aplikasi,  diantaranya, prosedur dan fungsi. Selain itu, Method juga dapat di artikan sarana bagi programmer untuk memodularisasi, artinya membreak atau memecah program kompleks menjadi bagian yang kecil-kecil sehingga nantinya dapat digunakan berulang-ulang, daripada menulis beberapa baris kode yang sama.                            class variabel
        {
            public int a, b, c;
            public double hasil;
            public string jwb;
        
        }


        class Program
        {
            public static void Main()
            {
                variabel anyar = new variabel();
                Console.WriteLine("      Pilihan:     ");
                Console.WriteLine(" ================== ");
                Console.WriteLine(" 1.penjumlahan ");
                Console.WriteLine(" 2.pengurangan ");
                Console.WriteLine(" 3.perkalian ");
                Console.WriteLine(" 4.pembagian ");
                Console.WriteLine(" 5.modulus ");
                Console.WriteLine(" 6.pangkat ");
                Console.WriteLine(" 7.sin ");
                Console.WriteLine(" 8.cos ");
                Console.WriteLine(" 9.tan ");
                Console.WriteLine(" 10.akar ");
                Console.WriteLine(" ================== ");

                Console.WriteLine("pilih operasi yang ingin anda gunakan");
                anyar.c = int.Parse(System.Console.In.ReadLine());
                Console.WriteLine("angka pertama");
                anyar.a = int.Parse(System.Console.In.ReadLine());
                Console.WriteLine("angka kedua");
                anyar.b = int.Parse(System.Console.In.ReadLine());

                switch (anyar.c)
                {
                    case 1:
                        anyar.hasil = anyar.a + anyar.b;
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 2:
                        anyar.hasil = anyar.a - anyar.b;
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 3:
                        anyar.hasil = anyar.a * anyar.b;
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 4:
                        anyar.hasil = anyar.a / anyar.b;
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 5:
                        anyar.hasil = anyar.a % anyar.b;
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 6:
                        anyar.hasil = Math.Pow(Convert.ToDouble(anyar.a), Convert.ToDouble(anyar.b));
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    case 7:
                        double sin = Math.Sin(anyar.a);
                        Console.WriteLine("hasilnya " + sin);
                        break;
                    case 8:
                        double cos = Math.Cos(anyar.a);
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        Console.WriteLine(cos);
                        break;
                    case 9:
                        double tan = Math.Tan(anyar.a);
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        Console.WriteLine(tan);
                        break;
                    case 10:
                        anyar.hasil = Math.Pow(Convert.ToDouble(anyar.a), 1 / Convert.ToDouble(anyar.b));
                        Console.WriteLine("hasilnya " + anyar.hasil);
                        break;
                    default:
                        Console.WriteLine("pilihan tidak tersedia !!");
                        break;
                }

                //breakline
                Pilihan();
            }
            
            public static void Pilihan()
            {
                variabel anyar = new variabel();
                Console.WriteLine("\n------------------------\n");
                Console.Write("\nApakah anda ingin melanjutkan lagi,silahkan pilih ya/tidak??? (y/t) : ");
                anyar.jwb = Console.ReadLine();
                if (anyar.jwb == "y")
                {
                    Console.Clear();
                    Main();
                }
            }
        }
Share On :