OOP smkifmsd XIR_6

Wiana Silvi Erginan
0 view / 1434 show
3 years ago
Education

 

Bagian 2

1.Hemat dalam penulisan.  Dalam pemrograman prosedural, penggunaan kode2 untuk operasi yang sama bisa sangat melelahkan  tetapi jika dengan oop, operasi-operasi yang sama tersebut bisa dikurangi dengan menggunakan fungsi-fungsi. Jadi, dengan membuat satu fungsi, kita kemudian bisa menggunakannya berkali-kali.

2. Deteksi Error.   Kalau di prosedural, kita harus mendeteksi error ini berdasarkan error line tetapi yang menjadi adalah error terjadi mungkin bisa karena konflik antar operasi, alur yang salah, dll. Dengan oop, dimana operasi-operasi dibedakan berdasarkan class dan fungsi, kita hanya mencari fungsi-fungsi yang saling berkaitan, dan tentunya hal ini akan jauh lebih menghemat waktu.

3. Update.  Dengan oop, kita bisa melakukannya dengan mengganti beberapa class atau mungkin bisa hanya dengan mengganti satu class.  Jika kita menggunakan sistem pemrograman dengan menggunakan inheritance (pewarisan), kita hanya perlu mengganti class induk, contoh: class b,c,d semuanya merupakan turunan dari class a, jadi jika kita ingin mengupdate program kita, kita hanya perlu merubah class a ini, sedangkan class b,c,d pasti akan langsung mengikuti perubahan tersebut.

 

 

Tags : #
Share On :




Related