Harus Nikah Dulu atau Mapan Dulu?

CONAXE MEDIA
2 view / 2961 show
2 years ago
Religy

CONAXE MEDIA - Tak jarang banyak orang tua menitipkan pesan kepada anak-anaknya untuk mapan dulu baru menikah. Terutama untuk anak perempuan, seperti didoktrin untuk memilih calon suami yang sudah mapan, agar nanti kalau sudah menikah hidupnya tidak kekurangan.

Nasehat ini juga yang seringkali menjadi alasan bagi para pria untuk menunda atau ragu untuk menikah karena belum mapan. Sebenarnya ukuran mapan itu apa sih? Sepertinya tidak ada standar ukuran yang jelas. Banyak yang menganggap bahwa kalau belum mapan berarti tidak bisa bertanggung jawab. Dalam pernikahan yang dibutuhkan bukanlah harta yang berlimpah, materi itu penting tapi bukanlah segalanya, yang terpenting tanggung jawab yang cukup dalam menunaikan hak pasangan kita dan melakukan kewajiban kita.

Menikah setelah mapan memang membuat terasa nyaman dalam sebuah pernikahan, tapi jangan sampai karena belum mapan akhirnya keburu tua dan belum menikah. Ada juga nilai lebih kita menikah dalam keadaan belum mapan. Kita dan pasangan jadi memiliki komitmen kuat untuk bersama-sama membangun impian besar. Punya partner kehidupan yang saling mengingatkan, berbagi perhatian dan berjuang untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat. karena kita adalah individu yang tidak sempurna, selalu membutuhkan bantuan orang lain, bahwa kita membutuhkan teman hidup.

Menikah adalah sunnah para rasul, apakah engkau meragukan dan menjauhinya? Bahkan Allah akan mencukupi kehidupan setelah menikah. "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan menjadikan mereka mampu dengan karunia-Nya..." [An-Nuur/24: 32].

Dan penting untuk diingat, mapan tolak ukurnya bukan hanya materi. Tapi kemampuan untuk menjadi pribadi yang bertumbuh untuk menghadapi tantangan hidup yang muncul. Selain itu hal terpenting lainnya adalah memilih calon pasangan hidup kita yang agamanya baik dan bagus. Mungkin Sodara-sodariku pernah membaca kalimat ini "carilah pasangan yang tidak meninggalkan sholat, kalau sholat saja ditinggalkan apalagi kamu". Nah berarti agama yang baik itu harus masuk dalam kriteria kita dalam memilih pasangan hidup. Bismillah semoga siapapun pilihan sodara-sodariku, mereka adalah orang yang akan mengajak untuk membangun kebahagiaan bersama, bersama berjuang untuk meraih ridho Allah Ta'ala. Barakallahufiikum…

Sumber : http://teukuwisnu.com/read-blog/121/NIKAH%20DULU%20ATAU%20MAPAN%20DULU%20

Share On :