DBMS_Enterprise

Ivan Rahmat
0 view / 2097 show
2 years ago
Education

   Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah artikel tentang DBMS Enterprise. Artikel ini sangat bermanfaat bagi anda yang ingin mengetahui lebih dalam tentang DBMS Enterprise.

 

Dalam Artikel ini saya akan memberikan :

  1. Pengertian DBMS Enterprise
  2. Parameter File 
  3. Control File pada DBMS Enterprise
  4. Start-up dan Shutdown pada DBMS Enterprise
  5. Data Dictionary View pada DBMS Enterprise

Oke kita langsung pada point yang pertama

1. Pengertian DBMS Enterprise

DBMS (DataBase Management System) adalah sistem yang secara khusus dibuat untuk memudahkan pengguna dalam mengelola database. Definisi lainnya, Database Management System adalah software yang mengijinkan penggunanya untuk membuat, mengakses, dan mengatur sebuah database.

Enterprise adalah bagian dari dunia nyata (Sebuah objek yang dianggap penting) dan dimodelkan menggunakan basisdata.

 Enterprise itu dapat berupa objek-objek atau institusi yang penting seperti halnya perpustakaan, sekolah perumahan, rumah sakit, bank dan lain sejenisnya.

Didalam DBMS Enterprise juga terdapat beberapa pengaturan diantaranya pengaturan memori. Adapun tujuan dari pengaturan itu adalah sebagai berikut :

  • Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang
  • Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani
  • Pengendalian data untuk setiap siklus data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi disetiap system 
  • Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.

oke kita lanjutkan ke poin selanjutnya wink

2. Parameter File

 Parameter file yaitu file yang berisi parameter-parameter dari database atau berisi informasi konfigurasi oracle instance pada saat start up.

  • Tipe dari file           : file induk, file transaksi, file sementara (temporary).
  • Media dari file        : hardisk, disket, pita magnetik, CD.
  • Organisasi dari file :  file sequential, random, berindek.
  • Field kunci dari file.

3. Control File Pada DBMS Enterprise

    Control File berisi semua informasi file-file yang menjadi bagian dari database, seperti datafile dan redo log file.)

4. Star-up dan Shutdown

Pada dasarnya proses startup dan shutdown jarang dilakukan karena sudah seharusnya server database support untuk operasional selama 24 jam nonstop. Walaupun begitu startup dan shutdown database diperlukan untuk maintenance database seperti closed recovery dan konfigurasi fitur database lainnya.

Proses startup database dibagi dalam tiga tahapan, yaitu sebagai berikut :

  • Perintah Star-Up NOMOUNT, pada tahap ini yang dibaca adalah parameter file dan System Global Area(SGA) dialokasikan di memori.
  • Perintah Start-Up MOUNT, control file yang terdaftar diparameter file dibaca dan diperiksa sinkron atau tidak
  • Start-UpOpen, tahap ini semua datafile yang statusnya ONLINE diperiksa keberadaannya.

 

1. Data Dictionary View

Data dictionary adalah pokok dari kumpulan table atau view yang digunakan sebagai referensi yang read-only tentang database tertentu. Data Dictionary dibuat saat database terbuat dan secara otomatis terupdate saat struktur database diupdate.

Data Dictionary adalah dimana EM menerima informasi tentang object yang terdapat pada database.

Sebuah Data Dictionary menyediakan informasi seperti:

  • Struktur logic dan fisik database
  • Valid user dari databse
  • Informasi tentang integritas konstrain
  • Berapa banyak tempat yang dialokasikan untuk schema object dan berapa banyak digunakan.
Share On :